Senin, 25 Februari 2013

CARA Mudah Menyembunyikan Folder dan File/Berkas di HP Tanpa Aplikasi


SELAMAT MALAM,PAGI,SIANG,SORE,DAN APA KABAR SEMUA.Sudah seminggu ini gue gak pernah online dan update di mywapblog lagi nih kawan.Habisnya gue lagi sibuk dengan pekerjaanku, yaitu menjadi seorang siswa SMP kelas 9 b yg sebentar lagi akan menghadapi UASBN atau Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional, jadi gue lagi giat giatnya belajar agar dapat lulus.AMIIN.
Ok. Langsung saja. Sekarang gue akan kasih tahu cara menyembunyikan berkas secara mudah.Perhatikan baik baik langkah langkah dibawah ini:
1. Tentukan folder yang akan disembunyikan. Misal, folder : VIDEOS yang berisi video panas smile
2. Buatlah folder baru dengan berekstensi jar.Misalkan anda akan menyembunyikan folder Videos, maka anda harus menambah folder di kartu memori anda dengan menggunakan nama folder yang akan disembunyikan tadi dan diakhiri dot jad.Folder VIDEOS akan anda sembunyikan maka buatlah folder baru sebagai berikut:VIDEOS.jar
3. Dan yang Terakhir adalah mengubah nama folder yang akan disembunyikan dengan berekstensi dot jad. Misalkan, tadi folder yang akan disembunyikan adalah VIDEOS. Maka,folder videos tersebut harus diubah namanya oleh anda dengan berakhiran jad.Menjadi: Videos.jad
smile Gimana? Mudah, kan? smile
Ingat! Anda harus ingat langkah langkahnya
1. Tentukan folder. Misal, videos
2. Ubah nama folder tersebut dengan ekstensi jad. Contoh: videos.jad
3. Tambah folder dengan menggunakan nama folder tersebut dan berekstensi jar. Misal, videos.jar
Dan lihat hasilnya. Foldernya berubah jadi videos.jar dan ketika di klik oleh teman anda, files di folder tersebut kosong. Kikikiki. Berarti berhasil smile.

bing bang


BIGBANG & 2NE1 - LOLLIPOP M/V


Rabu, 13 Februari 2013

Formal Education in Indonesia (Teks Pidato Bahasa Inggris)


Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Firstly, I would like to say thank you very much for the MC and juries who have given me opportunity to deliver this English speech.
Ladies and Gentlemen;
It is a great honor for me to stand here and give a brief speech entitled “Formal Education in Indonesia”
Brothers and Sisters;
Education system in our country is divided into two major parts, they are formal and non-formal. A formal education is divided into three levels: primary, secondary and tertiary education. While non-formal education is carried out for the learners who get
difficulties to meet the requirements in formal education. An example of non-formal education is PLS (Pendidikan Luar Sekolah). Both formal and non-formal education aim at establishing the education process in our country.
Ladies and Gentlemen;
As I have stated previously, formal education involves three levels: primary, secondary and tertiary education. Before entering primary or elementary school, children in our country usually have attended kindergarten, or known as Taman Kanak-kanak. But this education is not compulsory for Indonesian citizens, as the aim of this is just to prepare them for primary school. Children ages 7–12 attend primary education at Elementary School or Sekolah Dasar. This level of education is compulsory for all Indonesian citizens. Similar to education systems in the U.S. and Australia, students must study for six years to complete this level. Some schools offer an accelerated learning program, where students who perform well can finish elementary school in five years. The next level is secondary education. After graduating from elementary school, students
attend Middle School or Junior High School (Sekolah Menengah Pertama) for three years from the age of 13-15. After three years of schooling and graduation, students may move on to Senior High School. In Indonesia, this school is basically divided into two kinds: SMA (Sekolah Menengah Atas) and SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). SMA is different with SMK in their studies. The students at SMA are prepared to advance to tertiary education or university, while students of SMK as a vocational school are prepared to be ready to work after finishing their school without going to university/college. The last level of education in our country is tertiary education. Students who have graduated from senior high school may attend to university or academy. They can choose
any kinds of university or academy based on their interests or scopes of knowledge, for example majoring in English, Mathematics, or teacher training university.
Ladies and Gentlemen;
Brothers and Sisters;
I think that’s all my speech. I hope my brief description on the formal education in our country will be useful for us.
Finally, I would like to say sorry if there are mistakes in my speech words.
Thank you very much for your attention.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Kamis, 31 Januari 2013

sweet














Peluang Kerja Jurusan Sastra Inggris


Saya seorang mahasiswi Sastra Inggris di Universitas Brawijaya. Dan tak jarang saya mendapatkan pertanyaan: Mau jadi apa kalau kuliah di Jurusan Sastra Inggris? :D
Bagi yang mau masuk jurusan ini, atau yang sudah terdampar di jurusan ini, pasti akan sering dapat pertanyaan semacam itu. Tapi, saya mau menegaskan lagi, kalau Jurusan Sastra Inggris itu justru bisa masuk ke banyak profesi di masa depannya.
Mau tahu??
  • Dosen
Tentu saja kita bisa jadi dosen bahasa Inggris. Kita bisa berinteraksi sama kaum terpelajar. Dan bisa menambah wawasan karena dunia pendidikan berkembang pesat. Siap jadi dosen? It will be interesting job! J
  • Tutor di tempat bimbingan belajar
Ini sebenarnya bukan pekerjaan utama. Mungkin bisa jadi part time job. Tapi, bbanyak mahasiswa yang belum lulus, sudah bisa mengajar di tempat-tempat bimbel. Lumayan juga kan? Apalagi sekarang banyak bimbel-bimbel bahasa Inggris. Karena seperti yang kita tahu, bahasa Inggris adalah bahasa Internasional dan makin dibutuhkan oleh masyarakat.
  • Author
Yup! Kenapa nggak jadi penulis saja? Jadi penulis adalah pekerjaan yang menjanjikan. Lagipula kita mempelajari sastra secara mendalam di Jurusan Sastra Inggris.  Dan kalau mau menulis dalam bahasa Inggris, kita bisa mengirimkan karya ke penerbit manca negara. Siapa tahu kita bisa jadi penulis hebat yang karya-karyanya menembus ranah dunia? Who knows?
  • Translator
Penerjemah bukanlah pekerjaan yang mudah. Dan penerjemah dibayar mahal untuk mengerjakan pekerjaan mereka. Apalagi kalau menerjemahkan buku-buku yang penting punya penulis-penulis dunia. Penerjemah novel J.K. Rowling saja dibayar mahal untuk selembarnya. Nah, bisa dijadikan opsi kan?
  • Guide
Kita bisa jadi pemandu untuk para turis. Karena itulah jadi mahasiswa Sasing harus aktif berbicara. Asyik banget kalau jadi guide, kita bisa sekaligus jalan-jalan gratis J
  • Staff di perusahaan yang membutuhkan kemampuan Bahasa asing
Perusahaan-perusahaan asing sangat membutuhkan seorang interpreter atau seseorang yang bisa jadi penerjemah secara lisan. Karena kebanyakan pemilik perusahaan asing di negeri kita berasal dari luar negeri, bahasa Inggris bisa menjembatani perbedaan bahasa. Biasanya banyak dari mereka yang bergantian tugas di luar negeri juga.
  • Lembaga kebudayaan dan pariwisata
hampir sama seperti guide, tapi mungkin ada yang bekerja di kantornya.
  • Duta Besar
Bisa kok, dengan belajar lagi tentang ilmu Hubungan Internasional. Bisa sekaligus menetap di luar negeri dan memperluas wawasan juga.
  • Karyawan bank
Lulusan sastra inggris bisa mendaftar jadi karyawan bank karena disana dibutuhkan kemampuan bahasa Inggris aktif.
  • Penerbitan
Karena jurusan ini mempelajari bagaimana menulis yang bagus di media masa, jadi kita juga bisa berpartisipasi dalam pekerjaan di bidang penerbitan.
  • Editor Koran Berbahasa Inggris
Sangat dibutuhkan lulusan yang bisa berbahasa Inggris, terutama yang mempunyai kemampuan writing yang bagus.

  • Staff Kementrian Luar Negeri
  • Copywriter di bidang periklanan/ advertising agency
  • Staff Kemeninfo
  • Perhotelan
  • Wartawan
  • Guru di International School

Nah, sekarang jadi tahu kan apa saja prospek mahasiswa jurusan Sastra Inggris di masa depan? So, be proud of your department J